bahasa english
language
language
search
  • All
    All PC ARCADE DS & DSi MOBILE OTHERS PS2 PS3 PSP & GO Wii XBOX 360 Multi-Plat Comics & Manga Xbox360&PS3
 
Dead Rising 2
10 November 2010, 2:00 PM
Dead Rising 2
  • Ribuan zombie yang dapat dihabisi!
  • Cooperative mode yang menarik.
  • Buat senjatamu sendiri!
  • Replay value yang tinggi.
    • Kontrol kurang bagus.
    • Grafis biasa saja.
    • Loading time yang lumayan lama.

    Setelah sukses dengan seri Dead Rising yang pertama, Capcom bersama dengan developer game Canada, Blue Castle Games mencoba untuk membuat sekuel terbarunya, yang tentunya akan lebih banyak dipenuhi zombie. Tapi apakah sekuelnya ini akan lebih menarik dari sebelumnya?

    Story
     
    Story pada Dead Rising 2 bersetting lima tahun setelah Dead Rising pertama. Player berperan sebagai ex-pembalap motorcross, Chuck Greene, yang dituduh sebagai penyebab zombie outbreak di Fortune City.
     
    Setelah terjebak di Fortune City yang telah menjadi ‘lautan zombie’, Chuck pun akhirnya harus membuktikan bahwa ia tidak bersalah, dengan cara menyelamatkan orang-orang yang masih terjebak, ditambah Chuck juga harus secara berkala harus memberikan obat anti-virus zombie (Zombrex) kepada anaknya, Katey. Dan dia hanya punya tiga hari untuk membuktikan bahwa dia tidak bersalah sebelum Fortune City dihancurkan oleh militer.
     
    Zombie Outbreak can be Good
     
    Gameplaynya masih sama dengan Dead Rising yang pertama, misalnya player masih tetap dapat menaikkan level Chuck untuk menaikkan stats atau mendapat attack baru, menerima misi via walkie-talkie, dan tentu saja, menghajar ribuan zombie yang tidak akan ada habisnya.
     
    Di luar itu, terdapat satu fitur baru yang membuat game ini benar-benar lain adalah system combo card, dimana player dapat mengombinasikan dua senjata yang berbeda setelah player menemukan maintenance room. Tidak hanya lebih kuat dan efektif, dengan menggunakan senjata hasil kombinasi tersebut, PP yang didapat tiap membunuh zombie lebih besar dibandingkan senjata biasa.
     
    Apapun dapat dijadikan senjata.
     
    Jika singleplayer belum cukup dan membunuhi zombie sendirian masih tidak memuaskan, player dapat beramai-ramai menghajar para zombie di multiplayer, baik cooperative, maupun competitive (Terror is Reality). Tidak hanya itu, dengan memainkan mode multiplayer, player juga akan dapat menghasilkan PP dan uang untuk mode singleplayer.
     
    Masalah pada gameplay mungkin hanya terletak pada kontrolnya saja, yang masih agak menyulitkan. Ditambah, tiap misi diberi time limit, walaupun time limit yang diberikan cukup banyak, tetap saja dapat menyulitkan untuk menyelesaikan side-quest yang bersebaran ketika menyelesaikan suatu misi. Dan loading timenya masih tetap saja lama, seperti game pertamanya.
     
    Untungnya untuk menyeimbangkan hal tersebut, di Dead Rising 2, pemain dapat merestart game jikalau mereka game over dengan membawa seluruh pencapaian level yang sebelumnya. Sehingga di new restart games, pemain sudah berbekal pengetahuan dari kombinasi senjata dari permainan sebelumnya begitu pula level dan juga skill yang akan memudahkan pertarungan melawan zombie dan boss di permainan yang baru ini. 
     
    Presentation
     
    Mungkin agar game ini tidak terlalu berat untuk dijalankan (maklum, graphic enginenya harus merender ribuan karakter dalam satu layar), grafisnya jadi terlihat biasa saja, terutama pada pergerakan karakter yang rada-rada kaku. Sound effect dan voice actingnya pun biasa saja.
     
    Di atas meja inilah player dapat mengombinasikan senjata
     
     
    Walaupun tidak banyak peningkatan dari prekuelnya, Dead Rising 2 masih menjadi sebuah game dimana ‘menghajar zombie itu menyenangkan’. Banyaknya kombinasi senjata dan cara untuk menghabisi para zombie akan membuat pengalaman bermain di game ini tampak seru dan juga menyenangkan.
     
    Oleh SandG. Diedit oleh RonW.
    Blue Castle Games & Capcom

    loading