bahasa english
language
language
search
  • All
    All PC ARCADE DS & DSi MOBILE OTHERS PS2 PS3 PSP & GO Wii XBOX 360 Multi-Plat Comics & Manga Xbox360&PS3
 
Batman: Arkham City.
16 March 2011, 1:05 PM
Batman: Arkham City.

Jika Batman Arkham Asylum hanya sebatas pada setting penjara Arkham Asylum, maka Arkham City, seperti judulnya, membolehkan player untuk menjelajahi kota Arkham dan melawan lebih banyak villain baru.

Arkham City adalah Tempat Bermain Barumu…
 
Di game Batman kali ini, Arkham City akan lebih bersifat open world, namun tetap jangan berharap di Arkham City bisa sebebas di kota-kota ala Grand Theft Auto series atau sejenisnya. Walu demikian Arkham City tidak akan bersifat terlalu linear juga dan maksudnya disini player dapat melakukan berbagai macam pendekatan untuk menuntaskan sebuah misi. Player juga masih dapat menggunakan Detective Vision untuk meng-scan area untuk mendapat berbagai macam petunjuk.
 
...dan juga Tempat Bermain Para Villain Tentunya. 
 
 
Untuk para villain sendiri, di Arkham City akan terdapat beberapa villain baru yang tentunya sudah tidak asing lagi, seperti Two-Face dan para penjahat yang pernah beraksi di Arkham Asylum pun akan muncul lagi, seperti Riddler, Harley Quinn, dan tentu saja sang musuh berbuyutan Batman yaitu Joker. 
 
Seperti pada demonya, Batman harus menginfiltrasi Solomon Wayne Courthouse, markas Two-Face. Untuk mencapai daerah Courthouse tersebut, Batman dapat menggunakan jubahnya untuk terbang layang dari tempat yang tinggi. Setelah sampai, para penjahat akan datang ‘menyambut’ sang Caped Crusader ini. Di sini, dapat dilihat bahwa combat systemnya telah diperbaharui, dan terdapat lebih banyak kombinasi serangan yang dapat dilancarkan.
 
Setelah berhasil mengalahkan dan menginterogasi salah satu penjahat, maka player dapat melihat lokasi dimana Riddler Trophies berada, dan di dalam Courthouse, Batman bertemu dengan Catwoman yang tertangkap oleh Two-Face. Oh ya, sekarang player juga akan menghadapi lebih banyak musuh dalam satu waktu, paling banyak sekitar 25-26 orang sehingga tentunya kali ini Arkham City akan jauh lebih menantang dari Arkham Asylum.
 
 
Di bagian berikutnya,  Batman harus menghentikan Joker dengan sniper riflenya yang sedang mengancam jiwa orang banyak. Pada poin ini, player dapat meng-grapple helicopter dan ber-glide ria menggunakan jubah Batman untuk mempercepat perjalanan. Di dalam perjalanan, player dapat mencari Riddler Trophy atau menyelamatkan para penduduk yang diserang antek-antek Joker. Tiba di tujuan, Batman bertemu dengan sekelompok musuh berarmor dan Harley Quinn, ditambah dengan beberapa warga sipil yang ditawan. Di sini, player dapat menggunakan granat asap untuk melumpuhkan mereka semua dan menyelamatkan tawanan, dan untuk menghajar para musuh berarmor tersebut, untungnya Batman memiliki skill baru yang dinamakan “beatdown”. 
 
Tiba di puncak menara, ternyata Batman tidak menemukan Joker, yang ada hanya sebuah remote-controlled sniper rifle yang dipasang bom. Sebelum bom meledak, player dapat membuat Batman melompat dari gedung dan meng-glide untuk mendarat dengan selamat dan pada saat itulah demo berakhir.
 
Sepertinya, Batman: Arkham City akan menjadi game Batman terbesar yang pernah dibuat, ditambah dengan hype dari game pertamanya, maka tidak mustahil jika Batman: Arkham City dapat menjadi game Batman terbaik berikutnya setelah Arkham Asylum.
 
Oleh SandG. Diedit oleh RonW.
18 November 2011
Rocksteady Studios & Warner Bros Interactive.

loading