Jika dilihat sekilas, Bulletstorm terlihat sama seperti game FPS biasa. Tetapi, jangan anggap remeh game ini karena game ini akan lain daripada game FPS yang sudah biasa kita temui, terutama berkat gameplay unik yang dinamakan dengan ‘kill with skill’.
Payback!
Bulletstorm bercerita mengenai dua tentara bayaran elit, Grayson Hunt dan Ishi Sato, yang dikhianati oleh pemimpinnya, dan diasingkan ke suatu planet terpencil yang dipenuhi oleh monster dan mutan-mutan ganas. Mereka akhirnya mau tidak mau harus mencari jalan keluar dari planet tersebut dan...membalas dendam!
Gameplay Unik, Senjata Unik
Yang membedakan Bulletstorm dari game FPS lainnya adalah sistem yang dinamakan “skill shot”. Di sini, untuk mengalahkan musuh, diperlukan sedikit ‘kreativitas’, karena semakin ‘kreatif’ dan brutal maka semakin besar juga poin yang akan didapat. Poin tersebut nantinya dapat digunakan untuk mengupgrade skill dan senjata karakter. Dan pada game ini, terdapat sekitar 100 jenis skill shot yang berbeda-beda, dengan nama-nama yang unik tentunya.
Termasuk beberapa kombinasi serangan, seperti energy leash (semacam Force Grip-nya Star Wars) yang dapat dikombinasikan dengan headshot, tendangan, atau melempar musuh ke lingkungan sekitar. Untuk mendorong player untuk tidak melakukan skill shot yang itu-itu saja, sang developer membuat agar poin yang dihasilkan dari skill shot yang sama berkurang drastis. Untuk membuat game ini lebih ‘meriah’, sang developer tidak lupa memasukkan lusinan senjata-senjata nan unik. Dari PMC rifle standard, flail gun, grappling hook berlistrik, bouncer (meriam yang menembakkan peluru yang dapat melambung), dan masih banyak lagi!
Soal multiplayer, sejauh ini baru ada informasi mengenai dua mode: Anarchy, yaitu tipikal Horde-mode a la GOW, dan Echo. Mode Echo kurang lebih merupakan mode singleplayer dengan leaderboards dan minus dialog dan cutscene, dan tugas player adalah mendapat skor setinggi mungkin, dan player dapat melihat skor yang didapat player lain di leaderboards.
Bulletstorm akan dirilis untuk PS3, Xbox360, dan PC pada tanggal 22 Februari 2011. Hanya saja, sekedar peringatan bahwa game ini sarat dengan kebrutalan, darah, dan pembunuhan, bahkan mungkin lebih brutal daripada Gears of War atau Unreal series sehingga disarankan agar game ini tidak dimainkan oleh adik-adik atau anak-anak kita yang masih belum cukup umur. Namun jika kamu adalah gamer dewasa yang hobby dengan genre FPS maka game ini boleh untuk dinantikan di bulan February tahun depan nanti.
Oleh SandG. Diedit oleh RonW.