Joyverter Features: RoadPlay Indonesia Bermain Berakhir di Jakarta
01 August 2011, 3:30 PM

Indonesia Bermain Roadplay event akhirnya sampai juga di Jakarta dan event ini berlangsung di hari Sabtu yang lalu, tepatnya pada tanggal 30 Juli yang lalu. Kali ini event ini diadakan di Kampus Binus International JWC dekat Senayan City dan Joyverter mendapatkan kesempatan untuk hadir di event ini dari awal sampai dengan akhir.

Pada jadwal awalnya, event ini seharusnya diadakan pada pukul 1:30 siang tepat, namun berhubung kemacetan dan juga berbagai macam hambatan lainnya, akhirnya event ini dimulai dengan acara "bermain bersama" terlebih dahulu. Di acara "bermain bersama" ini, para pengunjung disuguhkan dengan berbagai macam papan permainan buatan Kummara, produsen gameboard lokal dan tidak hanya gameboard lokal saja, para pengunjung pun juga disuguhkan dengan gameboard buatan luar juga. Event "bermain bersama" ini diadakan sampai jam 3 Sore dimana acara talk show utamanya akhirnya dimulai juga.
Acara Talkshow akhirnya dimulai tepat pada pukul 3:10 sore yang dibawakan oleh Adrian Benn dari Agate dan acara dibuka dengan pidato pembuka dari Bapak Teuku Aulia dari Binus International yang menyampaikan bahwa Binus merasa bangga sebagai penyedia tempat untuk kelangsungan acara ini. Setelah pidato pembuka ini selesai, barulah Adrian mengundang dan memperkenalkan satu persatu para pembicara untuk talkshow ini. Para pembicara ini adalah Bapak Narenda Wicaksono dari Nokia, Ivan Chen dari Anantarupa Studio dan Inisiator Indonesia Bermain, Mas Eko Nugroho. Talkshow ini berlangsung cukup panjang dan mencakup banyak hal seperti bagaimana menampilkan game yang kita punya sebagai sebuah "brand", masa depan dari Industri permainan di Indonesia sampai dengan kelebihan-kelebihan dari aktivitas bermain.
Dari kiri ke kanan: Eko Nugroho, Ivan Chen, Narenda Wicaksono, Adrian Benn.
Event ini memang tampak berusaha menekankan untuk menonjolkan keuntungan-keuntungan dari bermain kepada publik. Hal ini memang tampaknya diperlukan karena mengingat kebudayaan kita sekarang ini yang menanggap bahwa kegiatan bermain hanya untuk para anak-anak semata-mata dan yang parahnya jika ada orang dewasa yang kedapatan bermain video games atau board game maka para orang dewasa ini bisa langsung dicap sebagai "kekanak-kanakan" atau "MKKB (Masa Kecil Kurang Bahagia)". Padahal seharusnya kegiatan bermain ini sangatlah penting untuk membuat seseorang agar dapat melepaskan stress atau kejenuhan yang mereka dapat dari aktivitas sehari-hari seseorang.
Seiring dengan berakhirnya event Roadplay Indonesia Bermain ini, Komite Indonesia Bermain juga mengumumkan kompetisi Ide Game dimana kamu bisa memasukan ide gamemu untuk dilombakan. Kalau ide gamemu sampai menang dan terpilih maka kamu bisa melihat ide gamemu diubah menjadi prototype game / gameboard nyata. Untuk info lebih lanjut, mengenai event utama dan juga kompetisi ini, silakan kunjungi website Indonesia Bermain di
http://indonesiabermain.com/